11.28.2011

Surat Gugatan Perdata

Surat Gugatan Perdata
Kepada Yth.

Ketua Pengadilan Negeri Semarang
C.q. Ketua Majlis Hakim Pengadilan Negeri Semarang

Di Semarang

Dengan Hormat,

Yang bertandatangan di bawah ini : —————————————————————
Muh. Nurul Huda, S.H
Khoirul Huda, S.H.

Secara sendiri-sendiri ataupun bersama-sama, Advokat yang beralamat di Jl Pahlawan No. 01 Semarang, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 10 Oktober 2009, bertindak untuk dan atas nama Deden Peot, umur 40 tahun, agama Islam, tempat tinggal di Desa Bringin RT 8 RW 2 Kelurahan Tambak Aji Kecamatan Ngaliyan Semarang. Selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT.

Bersama ini mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Mohon Sita Jaminan terhadap :

1. PT. Praharja Setia Selalu Kawasan Industri Candi, yang selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT I.And in

2. Udin Prasetyo Betoro Kolo, umur 45 tahun, agama Kristen, tempat tinggal di Ringin wok RT 1 / RW 1 Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Semarang, yang selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT II.

Adapun yang menjadi alasan penggugat mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Mohon Sita Jaminan, adalah sebagai berikut :

1. Bahwa Penggugat adalah ahli waris dari Alm. Nyai Hj. Munah Mahripah, sesuai dengan Surat Wasiat atas nama Nyai Hj. Munah Mahripah pada tanggal 9 September 1999 Nomor: 16/APW/1999/PA.SR tanggal 9-9-1999).

2. Bahwa salah satu Harta Warisan Alm. Nyai Hj. Munah Mahripah ialah sebuah Tanah di Kawasan Industri Candi Kecamatan Semarang Barat atas tanah seluas 25.000 meter², dengan batas-batas sebagai berikut :

Utara : Tanah milik Benjo
Selatan : Jalan Raya Industri Candi
Barat : Tanah milik A Ching
Timur : Pabrik Semen 2 Roda

yang kini dimiliki secara sah oleh Penggugat. Berdasarkan Pasal 584 Kitab Undang-undang Hukum Perdata : “Hak milik atas suatu barang tidak dapat diperoleh selain dengan pengambilan untuk dimiliki, dengan perlekatan, dengan kedaluwarsa, dengan pewarisan, baik menurut undang-undang maupun menurut surat wasiat, dan dengan penunjukan atau penyerahan berdasarkan suatu peristiwa perdata untuk pemindahan hak milik, yang dilakukan oleh orang yang berhak untuk berbuat terhadap barang itu.”

3. Bahwa pada tanggal 11 januari 1955 Nyai Hj. Munah Mahripah melimpahkan wewenang atas tanah Nyai Hj. Maunah Mahripah yang seluas 20.000 m2 untuk digarap oleh H. Muslih Rahmat berdasarkan Surat Kuasa untuk mengusahakan pertanian di atas tanah Nyai Hj. Maunah Mahripah dengan padi serta palawija dan hasilnya dijual ke Pasar Jrakah, dengan menyetorkan hasil keuntungan bersih secara bagi hasil 80% untuk Hj. Maunah Mahripah dan 20% untuk H. Muslih Rahmat. Sedangkan sisanya, yakni 5.000 m2 akan dibangun rumah.

4. Bahwa pada tanggal 4 Juli 1980, Nyai Hj. Maunah Mahripah meminjam uang sebesar Rp 6.000.000,00 dengan bunga 2,5 % tiap bulan berdasarkan Akta Perjanjian Hutang No. 500/PH/VII/1980 untuk membangun sebuah rumah diatas tanah Kawasan Industri Candi kepada TERGUGAT II.

5. Bahwa Nyai Hj. Maunah Mahripah menjaminkan tanahnya dan menyerahkan salinan Akta tanah kepada TERGUGAT II sebagai jaminan atas Perjanjian Pinjaman berdasarkan Akta Penjaminan Pelunasan Pembayaran No. 100/JP/VII/1980 tertanggal 4 juli 1980.

6. Bahwa pada tanggal 25 Desember 1980 Nyai Hj. Maunah mahripah telah melunasi hutangnya berserta bunga 2,5 % sebulan kepada TERGUGAT II di hadapan Izzuddin, S.N., Notaris di Semarang dibawah Akta Pelunasan Hutang No.123/L-80.

7. Bahwa di sekitar akhir tahun 1981, tanpa sepengetahuan, tanpa hak dan tanpa seizin Nyai Hj. Maunah mahripah, TERGUGAT I dengan persetujuan TERGUGAT II telah mengajukan permohonan pendaftaran Hak Guna Bangunan atas tanah Nyai Hj. Maunah mahripah secara melawan hukum, dengan menyertakan Salinan Akta tanah. Dengan dalih bahwa hutangnya belum dilunasi.

8. Tanah tersebut dibangun sebuah perusahaan besar yang kini kita kenal dengan PT. Praharja Setia Selalu di Kawasan Industri Candi.

9. Bahwa perbuatan TERGUGAT I dan TERGUGAT II tersebut telah menimbulkan kerugian bagi Nyai Hj. Maunah mahripah dan Penggugat sebagai ahli warisnya yang sah sehingga termasuk Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, yang berbunyi : “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk mengganti kerugian tersebut.”

10. Bahwa kerugian materiil yang dialami oleh Nyai Hj. Maunah mahripah atas tindakan kedua TERGUGAT tersebut adalah sebesar Rp. 1.000.000.000,-
dengan rincian:

Penjualan padi dan palawija selama 1 tahun Rp. 200.000.000,00
Pengrusakan lahan Rp. 200.000.000,00
Batalnya pembelian atas tanah Rp. 600.000.000,00
___________________
Total Rp. 1.000.000.000,00

Berdasarkan uraian di atas, maka Penggugat memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Semarang yang menangani perkara ini berkenan memutuskan :

Now that the

1. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

2. Menghukum kepada TERGUGAT I dengan menyita sebidang tanah beserta bangunan serta hasil bumi di atasnya yang terletak di Kawasan Industri Candi kecamatan Semarang Barat seluas 25.000 m2, dengan batas-batas sebagai berikut :

Utara : Tanah milik Benjo
Selatan : Jalan Raya Industri Candi
Barat : Tanah milik A Ching
Timur : Pabrik Semen 2 Roda

3. Menyatakan secara hukum bahwa PARA TERGUGAT bersalah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap Penggugat;

4. Menyatakan secara hukum bahwa tanah seluas 25.000 meter² tersebut Adalah sah secara hukum milik Nyai. Hj. Maunah mahripah.

5. Menghukum kepada Para Tergugat untuk membayar ganti kerugian Nyai. Hj. Maunah mahripah kepada PENGGUGAT sebagai ahli warisnya yang sah sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah).

6. Menghukum kepada PARA TERGUGAT untuk membayar Kerugian immateriil Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

7. Menghukum kepada PARA TERGUGAT untuk tunduk dan patuh terhadap putusan perkara ini.


SUBSIDAIR

Atau apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.


Semarang, 20 Oktober 2009

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Penggugat


MUH NURUL HUDA, S.H.

KHOIRUL HUDA, S.H.
Selengkapnya - Surat Gugatan Perdata

Surat Kuasa Gugatan Cerai di PN

Contoh Surat Kuasa Gugatan Cerai di PN

Yang bertandatangan dibawah ini

Nama             : Jonny Tarigan
Umur              : 42 Tahun
Pekerjaan      : Wiraswasta
Alamat            : Jln.Letkol M.Imsya RT.12 Kel. Rajawali
Kec. Jambi Timur  Kota Jambi

Untuk Selanjutnya disebut : PEMBERI KUASA

Dalam hal ini telah memilih kediaman  hukum (domisili) pada  kantor kuasanya, tersebut dibawah ini, mengangkat dan menyatakan memberi kuasa kepada :

1. RUSLAN ABDUL GANI, SH
2. HELMI,SH

Untuk selanjutnya disebut : PENERIMA KUASA

Masing-masing adalah Advokat/Penasehat Hukum/Konsultan Hukum yang tergabung pada Kantor Lembaga Bantuan Hukum Justitia (LBHJ) yang beralamat di Jln. Pakis III Rt.27 Kel. Simpang IV Sipin  Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi Telp. 0813 6776 9512, baik bertindak secara sendiri-sendiri maupun bersama :


————————————————–KHUSUS——————————————-

- Untuk dan atas nama mewakili kepentingan Pemberi Kuasa, Penerima Kuasa diberikan hak sepenuhnya untuk menyelesaikan, mendampingi  serta mengurus hak-hak Pemberi Kuasa untuk mengajukan permohonan cerai terhadap Lidian Simatupang umur 37 tahun, pekerjaan swasta, Agama Kristen Protestan,Alamat Jl.Patimura KM.08 No.11 RT.22 Kel. Rawasari Kec. Kota Baru Kota Jambi, di wilayah hukum Pengadilan Negeri Jambi.


- Serta akibat –akibat hukum  yang mungkin timbul oleh karenanya;

———————————————————————————————————-

Untuk itu yang diberikan kuasa dikuasakan untuk menghadap dan berbicara denga Pembesar-pembesar/hakim-hakim, Panitera di Pengadilan Negeri Jambi, Pejabat-pejabat/hakim-hakim Pengadilan Tinggi Jambi, Mahkamahg Agung, mewakili pemberi kuasa untuk menyampaikan Permohonan Cerai, menghadiri dan mengikuti proses persidangan perkara ini, menghadap serta berbicara dihadapan pejabat-pejabat atau instansi pemerintah/swasta yang ada hubungannya dengan perkara ini. Meminta/memberi segala keterangan-keterangan secara tertulis maupun lisan, memeriksa dan atau meminta, mengajukan serta menandatangani segala surat-surat, permohonan-permohonan, jawaban-jawaban, replik, mengajukan kesimpulan, menerima putusan dan atau penetapan dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan perkara ini. Mengajukan dan meminta didengar keterangan saksi-saksi dan lain-lain alat bukti, menyangkal keterangan pihak lain dan menolak pembuktian lainnya, meminta menjalankan segala keputusan, membalas segala perlawanan atas hal yang merugikan, menerima uang dan untuk menandatangani kwitansi, menerima dan melakukan pembayaran-pembayaran dalam perkara ini;


Prinsipnya penerima Kuasa dapat berbuat apa saja yang dianggap perlu dan berguna untuk kepentingan Pemberi Kuasa, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;


Surat kuasa ini diberikan dengan hak Honorarium, hak retensi dan hak substitusi baik seluruhnya maupun sebagian menurut undang-undang;


Pemberi Kuasa dengan ini mengesahkan semua tindakan penerima kuasa yang dilaksanakan berdasarkan surat kuasa ini, termasuk akibat hukumnya, dengan ketentuan bahwa dalam melaksanakan tindakan-tindakan tersebut penerima kuasa taat pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;


Demikian surat kuasa khusus ini dibuat berdasarkan pasal 147 Rbg, Jo SEMA RI No. MA/KUMDIL/288/X/K/1994 tanggal 14 Oktober 1994;


Jambi, 26 November  2010



PENERIMA KUASA,                                               PEMBERI KUASA,
Selengkapnya - Surat Kuasa Gugatan Cerai di PN

Surat Gugatan Cerai

Kepada Yth:
Bapak/Ibu Ketua Pengadilan Negeri/Agama Jakarta Selatan

Di

Tempat


Dengan hormat

Bersama ini, saya Renni Anggraeini, agama Islam, umur 30 tahun, pekerjaan swasta, beralamat di Jl. Danau Maninjau  No 39 Petukangan, Jakarta Selatan, selanjutnya akan disebut sebagai PENGGUGAT

Dengan ini penggugat hendak mengajukan gugatan perceraian terhadap

Jan Sunarjo, agama Islam, umur 35 tahun, pekerjaan swasta, berlamat di Jl. Nusantara IV No 13, Pesanggarahan Jakarta Barat, yang untuk selanjutnya akan disebut sebagai TERGUGAT


Adapun yang menjadi dasar-dasar dan alas an diajukannya gugatan perceraian adalah sebagai berikut:

   1. Pada 5 Januari 2005, Penggugat dan Tergugat telah melangsungkan perkawinan dan tercatat di Kantor Urusan Agama Petukangan Jakarta Selatan dengan Akta Perkawinan dengan nomor ______tertanggal_________
   2. Selama melangsungkan perkawinan Penggugat dan Tergugat telah dikaruniai 2 orang anak yaitu: Nugroho Mukti, laki-laki, lahir di Jakarta Selatan, tanggal_______dengan Akta Kelahiran No_____tertanggal_____ dan Sari Mukti, perempuan, lahir di Jakarta Selatan, tanggal_____dengan Akta Kelahiran No_______tertanggal_____
   3. Sejak awal perkawinan berlangsung, Tergugat telah memiliki kebiasaan dan sifat yang baru diketahui oleh Penggugat saat perkawinan berlangsung yaitu mabuk, kasar, sering memukul serta selalu pulang larut tanpa alasan yang jelas
   4. Meski Tergugat bekerja, namun sebagian besar penghasilannya dipergunakan tidak untuk kepentingan dan nafkah anak dan istrinya
   5. Apabila Penggugat memberikan nasehat, Tergugat bukannya tersadar serta mengubah kebiasaan buruknya namun melakukan pemukulan terhadap Penggugat di depan anak-anak Penggugat/Tergugat yang masih kecil-kecil
   6. Kebiasaan kasar Tergugat makin menjadi setelah kelahiran anak kedua dari Penggugat/Tergugat
   7. Tergugat juga tidak pernah mendengarkan dan membicarakan masalah ini secara baik dengan Penggugat yang akhirnya mendorong Penggugat untuk membicarakan masalah ini dengan keluarga Tergugat untuk penyelesaian terbaik dan pihak keluarga Tergugat selalu menasehati yang nampaknya tidak pernah berhasil dan Tergugat tetap tidak mau berubah
   8. Sikap dari Tergugat tersebut yang menjadikan Penggugat tidak ingin lagi untuk melanjutkan perkawinan dengan Tergugat
   9. Lembaga perkawinan yang sebenarnya adalah tempat bagi Penggugat dan Tergugat saling menghargai, menyayangi, dan saling membantu serta mendidik satu sama lain tidak lagi didapatkan oleh Penggugat. Rumah tangga yang dibina selama ini juga tidak akan menanamkan budi pekerti yang baik bagi anak-anak Penggugat/Tergugat.

Berdasarkan uraian diatas, Penggugat memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk memutuskan

   1. Menerima gugatan penggugat
   2. Mengabulkan gugatan penggugat untuk keseluruhan
   3. Menyatakan putusnya ikatan perkawinan antara Penggugat dan Tergugat sebagaimana dalam Akta Perkawinan No____yang tercatat di Kantor Urusan Agama Petukangan Jakarta Selatan
   4. Menyatakan hak asuh dan pemeliharaan anak berada dalam kekuasaan penggugat
   5. Menghukum Tergugat untuk memberikan uang iddah, nafkah anak sebesar Rp. 3.000.000,00 / bulan
   6. Membebankan seluruh biaya perkara kepada Tergugat.

Apabila Majelis Hakim berkehendak lain, Penggugat mohon putusan yang seadil-adilnya

Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih

Jakarta, 21 Oktober 2011



Hormat Penggugat


Renni Anggraeini
Selengkapnya - Surat Gugatan Cerai

Surat Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Usaha

Surat Perjanjian Kerjasama
Pengelolaan Usaha

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :
Tempat / Tgl Lahir :
Alamat :

Dalam hal ini bertindak sebagai Pemilik Sarana Apotek di Apotek Dunia Sehat.

Selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama :
Tempat / Tgl Lahir :
Alamat :

Dalam hal ini bertindak sebagai Apoteker Pengelola Apotek di Apotek Dunia Sehat.
Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan kerjasama dalam bidang perapotekan. Perjanjian yang dimaksud disebutkan dalam pasal-pasal perjanjian ini, sebagai dasar untuk melakukan kerjasama.

PASAL 1
KETENTUAN UMUM

Perjanjian ini bersifat mengikat kedua belah pihak yang mengadakan perjanjian sebagai dasar untuk melakukan kerjasama yang dimaksud.
Perlu adanya kejelasan mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak atas kegiatan operasional apotek.

PASAL 2
KEGIATAN OPERASIONAL APOTEK

Pihak kedua selaku Apoteker Pengelola Apotek bertanggung jawab atas operasi apotek sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dalam bidang perapotekan di Indonesia.
Kehadiran Apoteker Pengelola Apotek di apotek minimal sebulan sekali.
Pihak kedua melimpahkan sebagian tugas manjemen operasional kepada pihak pertama tanpa mengurangi fungsi dan tanggung jawabnya sebagai Apoteker Pengelola Apotek.

PASAL 3
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

Kewajiban pihak kedua selaku Apoteker Pengelola Apotek adalah fungsi dan tanggung jawab sebagaimana yang dimaksud dalam Peraturan Pemerintah No.25 Tahun 1980 tentang Apotek dan peraturan perundangan lain yang terkait.
Berada di Apotek sesuai dengan Pasal 2 ayat 2 perjanjian ini.
Sebagai imbalan atas kewajibannya, pihak kedua berhak untuk mendapatkan :
a. Gaji perbulan sebesar Rp.750.000; (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) yang dibayarkan paling lambat akhir bulan berjalan.
b. Tunjangan hari raya sebesar satu kali gaji.
c. Pasal 3 ayat 3 poin a dan b mulai berlaku pada saat apotek sudah berjalan (operasional).
hak-hak pihak kedua besaran rupiahnya akan ditinjau kembali, berdasarkan perkembangan apotek dengan kesepakatan bersama.

PASAL 4
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

Kewajiban pihak pertama adalah memenuhi hak-hak pihak kedua.
Hak pihak pertama adalah hal-hal yang menjadi kewajiban pihak kedua.

PASAL 5
LAIN-LAIN

Dalam hal pihak kedua berhalangan dalam melakukan kewajibannya sebagai Apoteker Pengelola Apotek, maka wajib mengadakan Apoteker baru sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

PASAL 6
PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat dan ditanda tangani di bawah materai oleh kedua belah pihak dalam keadaan sadar dan tidak dalam tekanan pihak lain.

Apabila di kemudian hari terjadi ketidaksepahaman dan atau terdapat hal-hal lain yang belum terdapat dalam surat perjanjian ini maka akan diselesaikan secara musyawarah.

Perjanjian ini berlaku sejak surat izin apotek diterima oleh apoteker dan berlaku sampai salah satu pihak merasa perlu meninjau kembali kesepakatan bersama ini.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 10 November 2011


Pihak Pertama                                           Pihak Kedua
Selengkapnya - Surat Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Usaha

11.27.2011

Surat Pernyataan Belum Menikah

Surat Pernyataan Belum Menikah


Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :
No KTP :
Alamat :
Tempat/Tgl Lahir :
Agama :


Menyatakan bahwa saya belum pernah menikah baik secara hukum maupun agama.

Surat pernyataan ini dibuat dengan sejujur-jujurnya.


Padang, 17 Septermber 2011



(Materai 6 ribu rupiah)


(Nama)
Selengkapnya - Surat Pernyataan Belum Menikah

Surat Pernyataan Penempatan Kerja

Surat Pernyataan Penempatan Kerja

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama     :     ___________________________________
Tempat dan tanggal lahir     :     ___________________________________
Agama     :     ___________________________________
Alamat     :    

___________________________________
___________________________________


Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa saya :

Bersedia melaksanakan tugas sesuai dengan formasi penempatan dan tidak akan mengajukan permohonan pindah baik dalam daerah maupun ke luar daerah sekurang-kurangnya dalam waktu 10 (sepuluh) tahun.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan saya bersedia dituntut dimuka pengadilan serta bersedia menerima segala tindakan yang diambil, apabila dikemudian hari terbukti pernyatan saya ini tidak benar.

Bandung ……………….. 2011


Yang membuat pernyataan,

materai
Rp. 6.000,-

(_____________________)
Selengkapnya - Surat Pernyataan Penempatan Kerja

Surat Pengunduran Diri

Kepada Yth,
Manajer PT Riau Makmur Sejahtera
Jl. Sudirman No 123 B
Pekanbaru

Dengan Hormat,

Bersama surat ini saya Muhammad yasri  mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai karyawan dari PT Riau Makmur Sejahtera sebagai Kepala Web Desain terhitung sejak tanggal 17 September 2011.

Saya ucapkan yang sebesar-besarnya  terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk bekerja di PT Riau Makmur Sejahtera sebagai  selama kurang lebih 4 tahun ini.

Tak lupa saya mohon maaf kepada jajaran manajemen PT Riau Makmur Sejahtera apabila terdapat hal-hal yang tidak baik yang telah saya lakukan selama bekerja di perusahaan ini.

Saya berharap PT Riau Makmur Sejahtera menjadi perusahaan yang terus maju dan sukses.




Hormat saya


Muhammad Yudha SKom
Selengkapnya - Surat Pengunduran Diri

Surat Kuasa Pengambilan Barang

Yang bertanda tangan dibawah ini

Nama : Reni Mustika
Jenis Kelamin : Wanita
Tempat Tanggal Lahir : Medan, 21 Juni 1973
Alamat : Jl Siteba IV Perumnas Siteba Blok A3 No 23, Padang
No. KTP : 32.75.02.1002.08617.

Memberikan kuasa kepada

Nama : Irman Saputra
Alamat : Puri Dewata Indah Blok. Ag. No. 27
RT. 03/02 Cipondoh Tangerang.
No. KTP : 367.105.13.00.02

Untuk pengambilan :

Satu Lembar : BPKB Mobil Suzuki Baleno
Nopol : B. 2628 YH
Warna : Abu-abu Metalik
No. Mesin : G168-ID- 602036
No. Angka : MHDSY416VJ-102036.

Demikianlah Surat Kuasa ini saya buat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.

Tanggal, 20 Agustus 2011

Yang Diberi Kuasa                             Yang Memberikan Kuasa



Irman Saputra                                     Reni Mustika
Selengkapnya - Surat Kuasa Pengambilan Barang

Surat Lamaran Kerja

Jakarta, 23 Maret  2011

Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth,
HRD Perusahaan
PT Jaya Makmur Indonesia


Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT Jaya Makmur Indonesia, seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 12 Maret 2011. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT Jaya Makmur Indonesia.

Data singkat saya, seperti berikut ini.

- Nama : Riena Wulansari
- Tempat / Tgl. lahir : Jakarta, 19 Februari 1981
- Pendidikan Akhir : Sarjana Manajemen Universitas Indonesia (Konsentrasi - Manajemen Pemasaran)
- Alamat : Jl. Teuku Umar No. 47 Jakarta
- Telepon : 085238147520
- Emsil :  riena_wulansari@yahoo.com
- Status Perkawinan : Belum Menikah

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.

Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

- Daftar Riwayat Hidup
- Pas foto terbaru
- Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai
- Foto copy sertifikat kursus/pelatihan
- Foto copy surat pengalaman kerja

Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.

Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.


Hormat saya,


Riena Wulansari
Selengkapnya - Surat Lamaran Kerja

Search on this blog

Loading...